081331339072

Surabaya - Jawa Timur

JUALAN PULSA KINI MENJADI LEBIH GAMPANG !

Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Maret 2021

Strategi Menyelamatkan Diri Para Petinggi Pemain Ponzi Money Game Jaman Now

 


Permainan money game atau disebut juga ponzi memang akan ditakdirkan untuk bubar. Sejak jamannya arisan berantai, kirim-kiriman surat yang berisi "kutukan" kalau tidak disebarkan, bahkan penulis ingat jamannya internet baru hadir di Indonesia, ada permainan jasa "klik iklan" alias Paid To Click yang juga ramai sebentar lalu bubar bak ditelan bumi. Ujungnya adalah pemain yg tertarik ikutan namun apesnya datang belakangan akan menjadi gigit jari karena uangnya di bawa kabur pemilik sistem. Lalu kita jangan lupakan kasus yang masih teringat jelas karena baru hitungan 1 tahun yaitu aplikasi memiles. Bagaimana ceritanya ?




Jika menyebut nama Memiles maka pasti orang akan mengenalnya sebagai investasi bodong karena wara wiri di media sosial beritanya sebelum terlupakan oleh hebohnya Covid 19. Belum lagi berita penangkapan tersangka dan para artis yang terlibat menjadikan berita Memiles bulan-bulanan di stasiun TV. Namun, coba menyebut Memiles di awal 2019 maka Memiles dianggap dewa penyelamat ditengah susahnya ekonomi masyarakat dan memberi harapan orang awam bisa menjadi  kaya mendadak. Belum lagi membayangkan tatapan tetangga yang iri ketika mendapat hadiah mobil yang mewah. Lalu, bagaimana dengan nasib 270.000 anggotanya. Entahlah pastinya dari bulan Desember 2019, para member ini nasibnya sudah terkatung-katung. Ketika acara pemberian hadiah yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 19 Desember 2019 dibatalkan sejak itu member dihadapkan banyak kontroversi di whatssap group. Mulai dari pertengkaran suami istri hingga perceraian menjadi ancaman bagi istri yang ikut top up kemudian dana menghilang begitu saja seiring dengan tertangkapnya Kamal Tarachand alias Sanjay. Beberapa curhat yang masuk lewat saya juga kekhawatiran akan hubungan suami istri, keluarga, kolega, pertemanan yang rusak karena aplikasi Memiles ini. Sungguh akhir yang tragis.    



Lalu bagaimana exit strategi para leader sehingga berhasil kabur dari member bahkan bebas dari jeratan hukum ? Perhatikan gambar diatas , dimana ketika memiles menuju "scam" atau kesulitan membayar karena duitnya untuk membayar bonus semakin timpang, mereka kembali ke bisnis plan awal yaitu SLOT IKLAN. Ya memang awalnya memiles adalah aplikasi yang menjual slot iklan ke pengguna aplikasinya, dan bisa memajang iklan apapun. Bahkan ada iklan sandal jepit bekas di pajang di aplikasinya. Namun bukan itu yang dicari pengguna aplikasi, Motor dan Mobil yang terpampang pada postingan para leader di facebook lah tujuan member melakukan Top Up jutaan rupiah. 




Jadi ketika topup diganti dengan slot iklan maka ini sudah menjadi transaksi yang sah, tidak ada unsur penipuannya dari segi hukum. Namun motor dan mobil ya tetap saja paling diinginkan para member, minimal duit top-up kembali. Dan dikejarlah para leader-leader itu dan saling lapor ke polisi. Hasilnya dapat ditebak, hukum Indonesia menganggap sudah terjadi transaksi yang sah dan pemimpin Memiles Bebas di Pengadilan Negeri Surabaya. Dan member harus merelakan jutaan dananya nyangkut di leader atau disumbangkan ke pemerintah karena uang hasil investasi bodong akan di masukkan ke kas negara.




Aplikasi penghasil uang setelah memiles semakin menjamur didukung oleh semakin banyaknya kaum rebahan yang terdampak pandemi corona. Salah satunya yang paling tenar adalah Vtube yang sama-sama seperti memiles ber kedok dibelakang periklanan digital. Kalau memiles iklannya gambar saja, sedangkan Vtube berupa iklan gambar dan video. Sedangkan yang saya tampilkan pada gambar diatas adalah tiruan dari aplikasi bodong yang banyak muncul setelah vtube seperti compass, fingo, gudang game, dan dodo global. Bahkan yang saya sebut terakhir ini ketika scam malah memfitnah orang lain.




Vtube sebagai yang terbesar dan terheboh di era pandemi tidak menggunakan cara kabur secepat kilat seperti aplikasi bodong lainnya. Mungkin karena jaringannya yang sangat masive di Indonesia, sehingga strategi yang digunakan adalah mengulur-ngulur waktu para member sembari memberikan pola yang sama seperti exit strategi memiles yaitu kembali ke bisnis asal "PAKET IKLAN". Jadi uang yang sudah di investasikan oleh para member vtube melalui Fast track (untuk naik bintang) yang kemudian member memperoleh jasa menonton iklan dalam bentuk poin VP, akan digunakan membeli slot iklan.


Padahal VP inilah yang dulu sangat dipuja - puja member Vtube karena berharga 1 dolar atau sekitar 14.000 rupiah, namun dijual belikan sesama member. Inilah yang oleh SWI dan penegak hukum lainnya dianggap memakai sistem money game ponzi. Jadi setelah februari 2021 aplikasi ini di turunkan pemerintah dan otomatis para leader vtube memiliki pilihan untuk mengikuti saran SWI atau melakukan strategi cuci tangan yang bagus. 


Untuk itu kita rangkum dalam daftar Exit Strategi Para Leader Money Game Ponzi  yang umum dilakukan:

  • Kabur secepat kilat dan atau menyarankan member ikut aplikasi baru 
  • Mengulur waktu dengan alasan sedang maintenance, dibina pemerintah, dana sedang di investasikan, dan sebagainya
  • Leader tiba-tiba menjadi motivator dan sangat alim, tujuannya menenangkan para member yang khawatir tertipu dan uangnya tidak dapat dicairkan
  • Mengubah sistem Bonus dan Poin menjadi jual beli biasa dan barang yang ditawarkan sangat tidak menarik.  Potensinya member akan rugi ketika membeli barang tersebut dan merelakan uangnya daripada membeli barang tak berguna.
  • Membiarkan polisi dan penegak hukum mengadili karena mereka paham akan celah hukum terhadap money game model ponzi, yang melihat ketika ada jual beli barang dan jasa maka unsur penipuan tidak terbukti.






Dan benar saja kawan, manajemen vtube pada tanggal 17 maret 2021 telah menghadirkan aplikasi atau sistem baru yaitu MLM bernama Vi Plus, dimana sistemnya mendorong para member lama untuk melakukan kegiatan belanja yang di iming-imingi dapat bonus, juga poin tambahan dengan sistem refferal mengajak orang lain berbelanja produk Vi plus. Dan tentunya ini akan menjadi sedikit susah karena member harus menawarkan produk seperti sales MLM pada umumnya. Yang dulunya Vtube menjadi idola para kaum rebahan dimasa pandemi, karena tidak perlu kemana-mana bisa mendapatkan penghasilan dengan hanya pegang HP nonton iklan, kini dipaksa bangun dari rebahannya dan bergerak menjadi sales MLM. Kayaknya ini adalah terlalu susah bagi Vituber yg hanya tau gampangnya saja selama hampir 10 bulan kebelakang..


Demikian telaah saya mengenai strategi cuci tangan yang umum dilakkan para pemain money game ponzi di Indonesia yang pada akhirnya member tetap gigit jari karena uangnya nyangkut. Kejarlah leader ponzi yang mengajak anda dan minta kembali uang investasi yang dijanjikan. Sebab ketika tercium oleh pemerintah potensi kegaduhannya, maka dana investasi member yang dianggap bodong bisa jadi disita oleh negara. Mau merelakan uang jutaan rupiah lenyap begitu saja?

Senin, 08 Maret 2021

Marketing Plan VTube 3.0 (Vtube Ads) - Mari kita pahami sistem periklanan nya yang sangat MENGEJUTKAN !

 


Vtube 3.0 atau Vtube ads  menjadi update yang bagi pemain ponzi "Tulen", seperti Vtube menggali kuburan nya sendiri. Mereka para leader yang sudah sadar, rata-rata sudah meloncat dan meninggalkan Vtube dan bermain lagi di aplikasi mirip-mirip, dimana umumnya aplikasinya khas dengan misi menonton, meng-klik, meng-like dsb. Aplikasi ini ujungnya hanya akan berfokus pada oper-operan uang antar member layaknya skema ponzi, dimana member yang telat bergabung akan mendapatkan ampasnya. 

Perubahan pada aplikasi terbaru yang gak tau kapan launchingnya akan menjadi akhir dari cuci tangan para leader Vtube. Kenapa? Karena VP telah berubah sebagai poin untuk paket pasang iklan. Jadi nanti ada kondisi dimana Vtuber menonton iklan => Dapat VP => VP buat Beli paket iklan => Pasang iklan "Jualan VP untuk UMKM" => Ditonton sendiri iklannya => Dapat VP...dan seterusnya...seperti PowerBank yang Nge-charge dirinya sendiri, karena iklannya akan ditonton sendiri oleh yg pasang iklan...




Gambar nya jadul banget ! Mungkin yang paham hanya mereka yang hidup di antara tahun 70an sampai awal 80an dimana saat itu TVRI menjadi satu-satunya saluran televisi di layar kaca anda. Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus yang dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Acara ini entah kenapa menjadi acara favorit karena ditayangkan sebelum berita, mungkin karena menampilkan produk-produk terbaru yg mungkin hanya didapat di kota besar, sedangkan yg berada di pelosok negeri hanya mimpi membelinya. Entah juga mungkin karena artis ngetop yg jadi bintang iklannya , yang penting tiap kali ada acara Siaran Niaga, rumah pak kades akan ramai yang nonton TV.


Pada tahun 80-an dan 90-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan dan dibiayai penuh oleh negara, dan TV swasta lah yang menghadirkan iklan di jeda tayangan atau bahkan memotong acara yg sedang berlangsung. Nah ini biasanya dimanfaatkan penonton untuk jeda ke kamar mandi atau sekedar mengambil minuman dan cemilan. Saking seringnya siaran nya dipotong iklan, RCTI diplesetkan menjadi Ramai Ceritanya Tiba - Tiba Iklan. 




Kita Fast Forward loncat ke era 30 tahun setelahnya. Sebenarnya kita orang Indonesia terkenal malas menonton iklan, ini terbukti dengan harga share iklan ke konten kreator di youtube yang dibawah 1 dolar per 1000 kali tampil. Itupun kalau diingat jamannya Forum kaskus, sang pemilik website meminta para kaskuser untuk meng klik iklan agar membantu membayar biaya server mereka. 

Dan ini pun jarang sekali dilakukan oleh kaskuser, karena kita menganggap website itu GRATIS. Sampai suatu saat kaskus ditegur oleh google ads karena melakukan "false encouragement" menyuruh orang meng klik iklannya. Jadi jika iklan yg digenerate oleh pemirsa yang dianggap "Palsu" maka perusahaan penyedia jasa iklan akan merasa bersalah ke pemasang iklannya, karena akan berakibat pada menurunnya konversi dari iklan ke closing penjualan barang yang diiklankan. Google ads takut layanan mereka akan ditinggalkan pengiklan !



Kehebohan Vtube di 2020 mungkin disebabkan oleh kegiatan haram "penonton iklan bayaran" yang sebenarnya sudah lama di sadari para penggiat Digital Advertisement, seperti pengguna Facebook Ads yang sudah penah saya bahas di sini  : https://www.kasirpulsa.com/2021/03/ini-lhoo-yang-salah-dari-vtube-melalui.html . Target pasar harus tepat ke mereka yang akan potensial melakukan closing pembelian barang yang di iklankan. Vtube dengan entengnya mengatakan sudah menyediakan 17 juta calon pembeli yang ANTI SKIP IKLAN. Ya iyalah gak bakalan di skip karena di mata mereka para Vtubers , menonton iklan adalah mengumpulkan VP yang kemudian dijual-belikan ke sesama member. 



Padahal kalau ditelusuri semenjak VTUBE dihentikan oleh SWI (satgas Waspada Investasi) dan Kominfo, mereka berusaha menghilangkan kesan adanya skema piramida - ponzi di vtube dengan menggaungkan akan adanya VTUBE versi 3.0 ! 




Melalui kanal My Future Business School , para leader sudah dengan terbuka menjelaskan akan adanya perubahan Vtube mengikuti anjuran pemerintah, dimana tidak boleh melakukan bisnis serupa ponzi. Sehingga yang kini di gaungkan adalah mengajak para UMKM untuk bergabung menjadi pengiklan pada VTube. Dengan testimoni yang saya anggap kurang tepat, para leader menjelaskan dalam beberapa kali pertemuan live yotube tentang marketing plan nya Vtube Ads. Bisa dilihat pada gambar diatas, dimana jika mengiklan di vtube berupa banner ads akan dihargai 14 rupiah per view. Sedangkan untuk iklan video ads dapat dihitung sendiri dari tabel sebelumnya.


Lalu VP atau view poin yang selama ini berharga 1 dolar amerika bagaimana? Ya karena tidak boleh di perjual-belikan sesama member, maka VP hanya bisa ditukarkan sebagai paket ADS / Periklanan. Jadi para VTuber yang punya VP banyak, disarankan untuk mencari UMKM di sekitarnya, dan menjual VP mereka ke para pemilik UMKM, selanjutnya akan di berikan paket-paket iklan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Entah ini berhasil atau tidak nanti saja kita lihat saat aplikasi vtube ads sudah berjalan, sebab sesuai pengalaman di dunia ADS, target bayaran itu adalah nonsense !





Di sisi pemain vtube yang hanya bertujuan mengejar VP, maka akan sedikit mengalami ketimpangan jika dibandingkan jaman kejayaan - berjualan vp melalui Exchange Counter. Kenapa? Jika kita anggap pemain baru dengan 0,3 VP per misi (10 iklan yg ditonton dalam 1 hari) ,  jika 1 VP sesuai marketing plan paling dasar 14 rupiah per view, maka hitungan jika vtube membagi 50% ke pemain vtube akan menjadi seperti ini :


10 view iklan = pengiklan membayar 140 rupiah ke Vtube 

Vtuber mendapatkan upah 0,3 VP  = 140 rupiah x 50 % (asumsi)

Jadi 1 VP = 233,33 rupiah


Jiahhh ... 30 hari kan dapat 9 VP, cuman dihargai sekitar 2100 perak coyy..., buat beli kuota internet pun masih jauhhhhh. Itupun dari penjelasan pak Wilbert ada asumsi 1 VP = 14000, bagaimana kalau ternyata 1 VP = 1 Rupiah ?


Jadi sepertinya sudah jelas marketing plan dari Vtube Ads akan mengubur Vtube itu sendiri, dan sesuai janjinya manajemen dimana akan launching di awal maret (padahal ini udah tanggal 9), kemungkinan besar pada tanggal setelah nyepi 2021 akan sangat ramai Vtube di perbincangkan. Kenapa? Tau sendiri kan yang dulu-dulu.....hehehehe



Senin, 01 Maret 2021

Ini lhoo Yang Salah Dari VTUBE Melalui Kacamata Perikanan Digital Facebook Ads..



Kehebohan Vtube selama tahun 2020-2021 telah membuka banyak perdebatan dimana-mana, baik di media sosial, berita koran , Radio - TV, maupun di warung kopi depan rumah pun ada yg saling olok-mengolok tentang VTUBE. 


Bisnis utama Vtube adalah periklanan digital melalui video sharing. Terlihat menarik bagi beberapa pemain periklanan digital yg sudah eksis seperti FacebookAds maupun Google Ads, namun yang mengganjal adalah ternyata ada praktek penonton iklan bayaran pada Vtube. 


Nah inilah yang menyebabkan para penggiat periklanan digital merasa tergelitik dan menyalahkan sistem Vtube. Bahkan yang tidak mengerti dunia periklanan digital pun ikut menjadi HEATER "Tukang Panas Panasin" yang nyinyirnya entah karena gagal sukses di bisnis dan gak punya kerjaan selain nyinyir, atau memang merasakan ada yang janggal dari praktek menonton iklan dapat uang.


Jadi kali ini kita akan membahas mengenai VTUBE jika dibandingkan dengan Facebook Ads yang ketika anda selesai membahas semakin yakin ke "Halu " an sistem periklanan yang digadang-gadang membantu UMKM di Indonesia menghadapi pandemi corona.



Tahukah kamu bahwa 96% penggiat e-commerce lewat media sosial menganggap Facebook sebagai platform periklanan media sosial paling efektif ? Tidak jadi soal jika kamu adalah perusahaan Fortune500 atau bisnis kecil UMKM yang baru memulai, kamu tidak memerlukan anggaran besar untuk beriklan di Facebook.


Faktanya, pemasar dapat mulai melihat hasil dengan relatif cepat ketika anggaran tersedia, dan semua tujuan beriklan diuraikan dengan jelas. Iklan Facebook membantu bisnis dan merek terhubung dengan pemirsa dan target ideal yang kemungkinan besar tertarik dengan konten mereka dan akan menjadi terlibat dengan produk dan layanan mereka, yang mengarah ke penjualan tentunya.Iklan Facebook telah terbukti berhasil baik untuk perusahaan B2C dan B2B, yang menghasilkan kesuksesan besar dalam hasil pemasaran mereka setelah beriklan di Facebook.


Jadi Apa Sebenarnya Iklan Facebook Itu?



Iklan yang dibuat oleh bisnis di Facebook yang ditayangkan kepada audiens Facebook berdasarkan aktivitas pengguna, informasi demografis dan profil, informasi penggunaan perangkat, dan aktivitas di luar Facebook. Ini yang dikumpulkan oleh algoritma didalam facebook dari para penggunanya.

Setiap pengiklan berbeda, itulah mengapa sangat penting untuk memahami tujuan periklanan kamu - tujuan yang ingin kamu capai dengan kampanye iklan tertentu.


Pemasar dan bisnis perlu memastikan bahwa mereka menunjukkan HAL YANG TEPAT kepada ORANG YANG TEPAT pada WAKTU YANG TEPAT.


Menurut Bisnis Facebook, inilah yang perlu kamu pahami sebelum membuat iklan Facebook:


  • Sasaran bisnis kamu — alasan kamu menjalankan iklan
  • Pemahaman tentang siapa yang ingin kamu jangkau
  • Anggaran harian atau seumur hidup untuk iklan kamu
  • Foto atau video untuk diunggulkan dalam iklan kamu


Sebagian besar bisnis ingin mencapai tujuan tertentu dengan periklanan, seperti mendapatkan lebih banyak lalu lintas ke situs web mereka, lebih banyak suka / tampilan halaman, pendaftaran webinar, dll. Memahami dan memilih tujuan dan sasaran kamu adalah langkah pertama dalam membuat iklan Facebook.


Sebelum membuat Iklan Facebook, penting juga untuk memahami bagian-bagian dari iklan Facebook untuk memastikan kesuksesan kampanye iklan kamu. Dan juga ingin memastikan kamu memiliki piksel Facebook sehingga kamu dapat memastikan pelacakan pada semua orang yang berinteraksi dengan bisnis kamu. Sehingga lebih tepat sasarannya dengan biaya iklan seminimal mungkin.


Bagian Dasar Yang Membuat Iklan di Facebook:

  • Materi Iklan: Gambar dan teks iklan yang menyampaikan pesan kamu kepada audiens ideal kamu
  • Penargetan: Audiens yang menjadi target iklan kamu
  • Penempatan: Tempat munculnya iklan
  • Tawaran: Jumlah yang bersedia kamu bayarkan agar pelanggan melihat iklan kamu dan mengambil tindakan yang diinginkan
  • Anggaran: Jumlah yang ingin kamu belanjakan untuk kampanye iklan kamu
  • Jadwal: Durasi iklan kamu akan ditayangkan


Saat membuat iklan di Facebook, setiap iklan memiliki gambar dan teks. Penelitian telah menunjukkan bahwa panjang terbaik untuk judul hanya EMPAT kata.


Tampak gila, bukan?



Alih-alih mencoba memberikan setiap informasi atau menjelaskan setiap detail tentang produk / layanan kamu, buatlah singkat dan menarik. Kamu ingin menarik perhatian dan membuat audiens mengklik untuk mengetahui lebih lanjut, meningkatkan minat audiens, dan mengarahkan mereka untuk mengambil tindakan yang diinginkan.


Setelah membuat iklan, kamu kemudian menetapkan anggaran dan tawaran untuk setiap klik atau seribu tayangan yang akan diterima iklan kamu. Pengguna kemudian melihat iklan kamu di umpan berita atau sidebar mereka.


Tujuan Kampanye Iklan Facebook


Saat membuat iklan, ingatlah bahwa pesan yang kuat melakukan lebih dari sekadar menyajikan produk. Pesan yang kuat menciptakan dan membangun hubungan dengan pelanggan ideal kamu DAN jika iklan kamu bagus, hal itu akan membangkitkan emosi.


Pastikan untuk mendemonstrasikan bagaimana produk atau layanan kamu dapat membantu mencapai tujuan mereka, memecahkan masalah mereka, dan membuat hidup mereka lebih mudah. Saat menggunakan sistem Facebook, ini memberi bisnis peluang untuk menguji berbagai saluran dan opsi penargetan untuk menemukan cara yang paling hemat biaya untuk mendorong penjualan terbanyak.


"Sangat penting untuk menyiapkan sasaran dan ekspektasi yang terukur dan realistis untuk kampanye dan calon pelanggan kamu."


Opsi Penargetan Facebook


Penargetan adalah salah satu manfaat terpenting dari periklanan Facebook karena memberi kamu kemampuan untuk menampilkan iklan kepada jenis orang tertentu yang akan paling terlibat dengan konten kamu dan memasukkan uang paling banyak ke saku kamu.


Target audiens juga sangat dapat disesuaikan, membuatnya mudah untuk menargetkan orang berdasarkan minat / suka, demografi, lokasi, situs web, dan keterlibatan aplikasi, grup Facebook, dan banyak lagi.


Untuk memastikan paling sukses dengan iklan Facebook, kamu ingin memastikan kamu menargetkan orang yang tepat, mengakui dan terhubung dengan mereka dan memberi mereka ajakan bertindak yang realistis.


  • Lokasi: Jangkau orang berdasarkan negara, negara bagian atau provinsi, kota atau kode pos saat ini
  • Usia dan Jenis Kelamin: Persempit audiens kamu berdasarkan usia dan jenis kelamin
  • Bahasa: Targetkan iklan kamu ke bahasa tertentu
  • Perilaku: Jangkau orang berdasarkan niat atau perilaku pembelian, penggunaan perangkat, dan lainnya
  • Koneksi: Jangkau orang yang terhubung ke Halaman Facebook bisnis kamu, aplikasi, acara, atau teman mereka
  • Audiens Kustom: Buat audiens ideal kamu menggunakan piksel, alamat email, nomor telepon
  • Pemirsa Serupa: Jangkau orang yang serupa dengan pemirsa kamu


Saat ingin memaksimalkan ROI (return of investment) kamu pada iklan, pastikan untuk menguji berbagai jenis penawaran dan materi iklan pada kampanye pemasaran ulang kamu.


Saat menggunakan audiens "dingin" , lebih deskriptif dan fokus pada pengenalan produk atau layanan kamu, dan saat menggunakan audiens "hangat" (pemasaran ulang), jadilah lebih langsung dan berorientasi pada penjualan.


Berikut adalah contoh bagaimana kami menggunakan penargetan yang tepat (terperinci) untuk menguji dan menargetkan orang-orang yang memberi kami hasil terbaik.





Dengan sistem penargetan lanjutan Facebook, kamu dapat memotong kebisingan untuk menemukan pelanggan ideal kamu, dan kamu juga dapat mengecualikan orang dari lokasi tertentu.Audiens yang mirip juga merupakan cara populer untuk menargetkan audiens berkualitas baik secara dinamis.


Jika kamu mencari sumber pemirsa "Mirip" yang bagus, kamu dapat menggunakan:


  • Pelanggan sebelumnya
  • Pendaftaran buletin
  • Pengikut facebook
  • Pengunjung situs web yang sering
  • Pemirsa video yang sering
  • Kamu juga dapat membuat Audiens Mirip dari email dan nomor telepon audiens kamu.


Facebook juga memungkinkan bisnis untuk menggunakan nilai seumur hidup pelanggan, yang akan memungkinkan kamu untuk membuat audiens mirip yang lebih bertarget. Dengan kata lain, orang-orang yang membelanjakan lebih banyak di situs web kamu akan diberi prioritas saat membuat Mirip.


Setelah kamu membuat iklan dan menerbitkannya, penting untuk memahami bagaimana mengevaluasi seberapa baik kinerja set iklan kamu.



Istilah Dasar Yang Perlu Diketahui Saat Mengevaluasi Hasil Iklan:

  • Klik: Jumlah klik yang didapat iklan kamu
  • Rasio Klik-Tayang / Click Through Rate atau CTR: Jumlah klik yang diterima dibagi dengan jumlah tayangan
  • Tayangan: Frekuensi iklan kamu memasuki layar seseorang untuk pertama kalinya
  • Jangkauan: Jumlah orang yang melihat iklan kamu
  • Frekuensi: Frekuensi rata-rata iklan kamu ditampilkan kepada seseorang
  • CPM (Biaya per 1.000 Tayangan): Harga rata-rata yang dibayarkan untuk mendapatkan 1.000 tayangan pada iklan kamu
  • CPC (Biaya per Klik Tautan / BPK): Biaya rata-rata yang dibayarkan setiap kali seseorang mengklik iklan kamu (jumlah ini dihitung dengan membagi jumlah uang yang kamu keluarkan untuk sebuah iklan dibagi dengan jumlah klik yang diterima)
  • Konversi: Tindakan yang diselesaikan pelanggan (melakukan pembelian atau menambahkan ke keranjang belanja di situs web)
  • Atribusi: Upaya pemasaran berbeda yang dilakukan seseorang sebelum melakukan pembelian



Manajer Iklan Facebook


Facebook memiliki dua alat manajemen iklan gratis - Pengelola Iklan Facebook dan Power Editor .



Manajer Iklan adalah alat lengkap dan pusat kendali kamu untuk membuat, menjalankan, dan mengelola iklan di Facebook. Kamu juga dapat meninjau dan menyesuaikan kampanye iklan kamu dan melihat pelaporan waktu nyata sehingga kamu tahu apa yang berhasil.


Statistik Facebook yang Akan Memukau kamu & Membantu Meningkatkan Strategi Media Sosial kamu. Panjang paling efektif untuk judul iklan di Facebook adalah empat kata, dan 15 kata untuk deskripsi tautan.


  • Gambar menyumbang 75-90% dari efektivitas / kinerja iklan Facebook.
  • 47% dari nilai iklan video Facebook terjadi dalam 3 detik pertama.
  • BPK Rata-rata untuk Iklan Facebook adalah $ 1,72.
  • Waktu terbaik untuk memposting di Facebook adalah sore hari kerja.
  • 93% pemasar menggunakan iklan Facebook secara teratur, yang berarti sekitar 3 juta bisnis menggunakan Facebook untuk memasarkan bisnis mereka.
  • Hampir setengah dari nilai iklan kamu dicapai dalam 3 detik pertama video.
  • Jangkauan organik Facebook rata-rata untuk merek adalah 2%.
  • Facebook memiliki lebih dari 8 miliar tayangan harian rata-rata dan 100 juta jam video ditonton setiap hari.


Sudah aahh..biar gak tambah pusing


Salah satu bagian terbaik tentang menggunakan iklan Facebook adalah seberapa banyak pemasar dan bisnis dapat belajar tentang orang-orang ideal mereka, mulai dari mempelajari minat mereka hingga memahami masing-masing perilaku dan pola mereka.


Setelah kamu mengetahui audiens kamu yang berkinerja terbaik, pastikan untuk menguji berbagai jenis iklan dan salinannya. Pemasar dapat membuat set iklan atau iklan berbeda dalam kampanye terpisah, yang akan membantu kamu melihat korelasi antara audiens ideal dan jenis iklan kamu.


Pengujian adalah kunci untuk menemukan apa yang sesuai dengan audiens ideal kamu. Saat menggunakan Facebook, mengidentifikasi dan mencapai tujuan dan target audiens seseorang lebih mudah dari periklanan tradisional. Saya berharap posting blog ini membantu kamu membuat iklan Facebook yang sukses dan semoga sukses dengan upaya pemasaran kamu!




Jumat, 19 Februari 2021

Menuju Vtube 3.0 yang Legal dan Sesuai OJK-SWI. Apa yang berubah ?

 


Ketika suatu bisnis ber "bau" money game yang akan menuju kabur atau kata-kata yang dipakai orang Indonesia dibilang  "SCAM", maka yang dilakukan pengelolanya umumnya adalah bersiap untuk melempar kesalahan ke pihak lain. Apakah pihak yg dimaksud itu ? Bisa pemerintah yg memblokir jalur internet ke aplikasinya, Hacker dari aplikasi saingan yang mengobok-obok server, Uang dibawa lari Owner dan para leader juga menganggap dirinya korban, bahkan ada aplikasi yang para pemain nakalnya membuat sebuah skema baru, memanfaatkan kepanikan pemain yang  takut kehilangan uang untuk mentransfer sejumlah uang sebagai syarat untuk mempercepat pencairan dana yang nyangkut. Tapi ini tidak terjadi dengan VTube. Anteng aja mereka tetap memotivasi para anggotanya seperti yg dilakukan oleh bapak wilbert karimun yang mengaku sebagai Founder dari aplikasi menonton iklan mendapat uang.




Memang banyak para leader premium yang diberi nama PLC (premium leader club) yang memiliki channel youtube dan mereka ini menggunakan double kill, mendapat rejeki sebagai Youtuber dan menjadi sarana promosi mereka mencari refferal baru untuk memperkuat jaringan Vtube mereka. Namun sebagai efeknya ini menjadi boomerang ke vtube karena seperti kurang koordinasi dalam mengompori para penontonnya. Namun saat krisis datang setelah valentine 2021, dimana OJK-SWI-KOMINFO resmi menutup jalur ke server Vtube di luar negeri, mulailah para leader double kill ini mendapat teguran dari leader level atas yang kalau saya nilai juga pemilik aplikasi, untuk menyeragamkan pola defensif vtube melalui medsos. Tapi inipun masih sangat susah dilakukan berdasarkan pengamatan di berbagai channel youtube dan grup medsos.




Salah satu syarat yang mungkin tidak tercantum dalam himbauan SWI diatas adalah Kantor dari vtube itu sendiri, dimana selama ini hanya menggunakan alamat Virtual Office di kinanti building jakarta. Inipun hanya 3 bulan saja menyewa alamatnya dan selanjutnya tidak diperpanjang. Berdasarkan penjelasan di sebuah video di channel youtube nya pak Wllbert, katanya kantor sudah ada di gedung sendiri dan sedang renovasi. Kabar baik walaupun alamatnya belum diumumkan juga.

Lalu apa saja yang menjadi sedikit bocoran tentang aplikasi Vtube 3.0 ? Kabarnya sih akan launching entah kapan di bulan maret ini, dimana saya dapat menganalisa dari beberapa video penjelasan bapak willbert dan menjadi sedikit acuan kedepan. Seperti ini kira-kira yang akan dilakukan vtube untuk mengikuti syarat Legal dari SWI :


1. Menertibkan Komunitas




Sejak tanggal 15 februari 2021 malam hari, kominfo melakukan blokir DNS terhadap domain v-tube.biz yang merupakan alamat server dari aplikasi. Banyak leader, terutama PLC yang memiliki medsos dan para upline vtube, segera meng-counter bahwa aplikasi aman dan bisa di akses lewat VPN. Ini merupakan blunder karena dengan menggunakan VPN maka beberapa Leader yg mengumumkan berbeda bahwa sekarang vtube lagi maintenance, jadi tercoreng mukanya. Kalau dibuat jalur internet menggunakan VPN menuju server vtube, maka aplikasi masih berjalan normal dong. Ini menjadi satu bukti bahwa komunitas vtube tingkat atas gagal melakukan konsolidasi, sampai akhirnya setelah sadar keduluan oleh blokir kominfo lalu pada tanggal 17 februari, aplikasinya dan exchange counter tempat jualan VP, jika diakses akan mengeluarkan warning : SYSTEM MAINTENANCE

Kemudian para leader dobel kill mulai hati-hati mengeluarkan statement di youtube, dengan terlihat beberapa kali unggah-private-revisi-unggah lagi, mungkin karena ditegur manajemen atau ketakutan sendiri kalau blunder lagi. Kecuali nih bapak yang di gambar diatas, yang mungkin hanya mengaku-ngaku sebagai leader PLC tapi jarang ikutan video confrence lewat zoom bersama manajemen. Masih saja ber api-api mengompori para downline nya dengan motivasi yang kadang sedikit missleading


2. Tidak Menggunakan Mata  Uang Asing

VP atau view point sebagai reward atas jasa member menonton iklan, selama ini dihargai sebagai 1 dolar amerika, atau ditingkat exchanger seharga 14.000 rupiah. Kemudian VP ini ditransaksikan sebagai komoditas bukan mata uang sebenarnya, karena akan diperjual belikan oleh para pengguna aplikasi , untuk mendapatkan kembali waktu yang terbuang menonton iklan (padahal kalau nonton youtube iklan di skip) atau ganti uang yg telah mereka investasikan untuk melakukan Fast Track (mendapatkan level misi yang lebih banyak). Kesalahan fatalnya adalah membuat OJK salah tanggap dengan menganggap mata uang dari vtube adalah Dolar Amerika Serikat. 




Jadi kesalahan fatal ini mudah saja dibenahinya, dengan menghapus lambang dolar di embel embel VP dan menggunakan nilai rupiah sebagai gantinya.


3. Tidak ada Refferal Member Get Member

Ini syarat SWI yang akan merubah wajah vtube lama pada aplikasi 3.0, dimana program refferalnya kemungkinan akan seperti aplikasi lain (pada umumnya) yang memakai sistem pendaftaran anggota. Mana ada sih mencari member dilarang pemerintah ? Toh tawaran refferal dari bisnis di Indonesia sangat umum dijalankan, seperti promo refferal dari salah satu ISP dibawah ini:




Mungkin yang dianggap nyeleneh oleh SWI adalah Vtube ini mengaku sebagai platform aplikasi periklanan dan berbagi video pendek. Nah inilah yang harus di ubah oleh Vtube menjadi aplikasi yang sesuai, semisal nih aplikasi jual beli barang online atau e-commerce. Jadi kerancuan jenis bisnis ini yang akan diubah oleh VTUBE 3.0, dimana  dari hasil analisa beberapa video para manajemen, akan berubah menjadi platform : 

Jasa iklan video - Nonton iklan dapat VP - Poin dipakai membeli produk di e-commerce. 



4. POIN Tidak boleh di perjual belikan sesama member, perusahaan yang langsung beli.





Menyambung penjelasan sebelumnya, VP akan dibeli perusahaan. Ciihuyyy akhirnya janji Vtube benar akan dapat dilakukan pencairan uang langsung. Eiiiiittt..tidak semudah itu fulgoso, perhatikan ilustrasi seperti ini :


17 Juta pemain   x   10 VP (40 hari main gratis)   x   14.000  
 = 2.380.000.000.000  


Buset dah..banyak amat...mampu gak perusahaan membayar nya tiap 40 hari?  Ya tentu saja saya mengarang indah kalau bilang mampu. Lalu yang dilakukan adalah merubah pencairan VP menjadi pembelian barang di e -commerce, dan ini sangat LEGAL menurut saya. Namun siap-siap saja barang yang dibeli hanya terbatas pada barang-barang yang ditentukan oleh pihak pemilik aplikasi. Lalu apakah pemain Vtube masih bergairah kalau tiap pencairan dapetnya piring cantik melulu ? Saya sih agak sangsi juga...Kecuali nih VP itu dapat ditukar menjadi Go Pay atau OVO seperti yang dilakukan aplikasi SNACK VIDEO yang sedang gencar bakar uangnya.


5. Mengurus server di Indonesia.

Jika masalah server sih bagi orang IT, melakukan migrasi server tinggal Click Drag Drop mouse saja, tidak ada hal yang terlalu signifikan disini. Dan setelah hebohnya pemblokiran Kominfo, mereka sudah dapat ditebak melakukan migrasi yang entah dimana ? Saya bukan orang dalam lhoooo saya hanya HEATER (tukang panas panasin).



Jadi kawan setia pembaca blog ini, kita nantikan episode seru dari vtube lainnya di awal maret mendatang. Dan ingat RAGUMU RUGIMU AJA JANGAN AJAK ORANG LAIN.


Rabu, 17 Februari 2021

Permainan Money Game Sebelum Era Internet : Disebar Lewat Surat Berantai di ATM

 



Bagi kalian yang mungkin sudah berumur remaja keatas di tahun 2000an, apa yang terlintas dengan gambar diatas? Biasanya saat mengambil uang di ATM akan ada tempat brosur disebelah mesin dan kadang diselipkan beberapa surat yang bukan brosur dari bank pemilik ATM, dengan ciri khas yaitu kertas photocopy an 2-3 lembar, yang kira-kira berisi ajakan  menyebarkan kembali surat tersebut dan mentransfer uang ke pembuat nya.


Ini merupakan awal dari permainan money game di era sebelum internet, dimana gadget sangat mempermudah penyebarannya. Sayangnya penulis belum menemukan jejak gambar dari surat berantainya di google. Tapi intinya berisi ajakan seperti ini :


PROGRAM BERBAGI REJEKI 

Untuk meningkatkan perekonomian Indonesia pasca krisis moneter, ayo gabung bersama kami...

Caranya mudah saja, cukup dengan menyebarkan surat ini dengan cara memfotokopinya,

Lalu letakkan di tempat strategis seperti ATM, Warung , Toko dan sebagainya

Sebagai rasa terimakasih, harap melakukan transfer Rp.100.000 ke rek  Bank : XXXXXXX

Dan selamat anda ikut serta memajukan ekonomi Indonesia. 


Itu mungkin sekelumit saja yang saya ingat, bahkan ada pula surat berantai yang menyertakan ilustrasi perhitungan yang sangat fantastis kelihatan angka - angkanya. Jadi dengan pola ini banyak orang termasuk penulis sempat terpancing ingin mengikuti. Untung ada teman kos yang pegawai bank memberitahu apa itu money game ponzi dan bagaimana kegiatan ini telah lama terjadi di belahan dunia lain. Lalu teman saya bercerita mengenai Mail Fraud atau surat berantai ponzi yang pernah diajarkan saat kuliah di fakultas ekonomi.





Ratusan tahun yang lalu, sebuah surat yang awalnya biasa-biasa saja, lalu tersebar dan menjadi tampak luar biasa. Cerita dalam suratnya nya kira-kira seperti ini :  


Lima puluh lima tahun setelah Yesus dibangkitkan dan naik ke surga, dia memutuskan untuk menulis surat yang menawarkan hikmat untuk tugas-tugas manusianya. Uang kertas itu dibawa ke bumi dan disembunyikan di bawah batu, yang dapat diangkat oleh seorang anak lelaki yang muda dan bersungguh-sungguh. Dari sana, catatan itu disalin dan diedarkan, setiap lembarnya memuat peringatan aneh:


“Barangsiapa menyalin surat ini akan diberkati dariku. Dia yang tidak akan dikutuk. "



Seperti nya tulisan itu hoaks belaka, namun itu bukanlah cara yang buruk untuk menarik perhatian seseorang. Salinan surat itu bertahan sejak pertengahan 1700-an, bukti bahwa orang-orang selalu memiliki keingintahuan  dan percaya takhayul tentang surat berantai itu. Dalam dekade berikutnya, ratusan ribu orang telah menerima dan meneruskan surat yang menjanjikan amal, kemakmuran, atau pencerahan agama.


Harga yang harus dibayar  karena tidak ikut? Biasanya kesialan atau kematian.


Pada tahun 1888, kelompok misionaris wanita Metodis mengalami masalah keuangan yang serius. Renovasi fasilitas gedung mereka telah menghabiskan $ 16.000 yang luar biasa besar saat itu. Sementara ketua kelompok berdoa memohon bantuan, mereka juga menyadari bahwa mereka mungkin perlu mengambil inisiatif berbeda.


Tepat ketika semua harapan tampak hilang, seorang wanita yang telah mendengar tentang masalah mereka mengatakan bahwa dia memiliki solusi yang mungkin dikerjakan: Seseorang telah memberitahunya bahwa mengatur surat berantai bisa menjadi jalan yang memungkinkan untuk mendapatkan imbalan finansial. Sekitar waktu yang sama, gereja menerima surat berantai yang meminta dana untuk objek lain yang sekarang terlupakan, dikirim kepada mereka oleh seseorang yang berpikir itu akan berhasil untuk kelompok mereka juga. Ketua jemaah, Lucy Rider Meyer, menanggapi saran tersebut dengan serius dan menyusun surat yang berisi ajakan untuk mengirimkan satu sen dan mengirimkan salinan surat tersebut kepada tiga teman, yang (semoga) akan mengulangi prosesnya.


Meyer menyebarkan 1500 eksemplar surat dan menunggu. Tanggapan pun datang mengalir masuk. Para misionaris akhirnya mengumpulkan $ 6000, dengan banyak orang mengirimkan lebih dari satu sen dan yang lain bahkan menggunakan surat itu sebagai inspirasi untuk mengikut sertakan kelompok mereka. Dengan semangat dan uang tunai yang "dingin", surat berantai itu telah sukses. 


Meskipun sebagian besar penerima dengan senang hati menyumbangkan atau mengabaikan surat tersebut, beberapa meluangkan waktu untuk membalas atau bahkan mengeluh tentang menjadi sasaran surat berantai yg sama beberapa kali. Seorang penerima yang kesal menulis:




"Sejujurnya, saya jengkel dengan rencana ini. Saya wanita yang sangat sibuk, dan ini adalah kebajikan ketiga yang diminta untuk saya bantu dengan cara ini."


Yang lain mengambil cara yang lebih langsung untuk menyimpan uang mereka:


"Aku sudah menebaknya ini penipuan, dan kamu pasti sudah punya banyak uang untuk rumah itu. Jadi aku tidak akan mengirimkannya."


Para misionaris menjuluki surat berantai itu sebagai "kotak sumbangan yang bergerak," semacam pengoper topi pos yang segera mulai populer. Surat kabar seperti New York World mencetak formulir untuk mengumpulkan uang untuk peringatan tentara perang Spanyol-Amerika; pada tahun 1898, seorang sukarelawan berusia 17 tahun untuk Palang Merah merancang sebuah surat berantai yang meminta uang untuk pengiriman es batu ke pasukan yang ditempatkan di Kuba. Beribu-ribu surat mengalir masuk sehingga membludaklah surat pada kantor posnya di Babylon, New York, mendorong pemerintah untuk mengeluarkan permohonan terbuka untuk menghentikan orang mengirim lagi surat berantai itu.




Meskipun berpotensi mengganggu beberapa orang, banyak dari surat-surat ini bersifat altruistik — upaya untuk mengumpulkan dukungan finansial untuk apa yang dianggap sebagai tujuan yang berharga. Tetapi tidak butuh waktu lama untuk template tersebut diadaptasi untuk tujuan yang kurang mulia: menipu orang demi uang.


Pada puncak (atau titik terendah) Depresi Hebat pada tahun 1935, kota Denver menjadi pusat kampanye surat berantai besar-besaran yang dikenal sebagai upaya Send-a-Dime (kirim uang logam 10 sen). Dalam masa kesulitan keuangan yang parah, penerima surat didesak untuk mengirimkan uang ke daftar nama pada surat itu, walaupun dengan menjual harta mereka sendiri  dan harus datang ketika giliran mereka tiba sesuai antrian untuk menerima bantuan arisan berantai.




Orang-orang yang sangat membutuhkan harapan mulai mengandalkan janji kemakmuran, mendukung perusahaan pialang surat berantai yang menjual saham atas dasar impian sukses besar. Para pialang menghasilkan ribuan; penyebar surat tidak menghasilkan apa-apa. Western Union dituntut lebih dari $ 27 juta karena membantu menyebarkan penipuan, dan layanan pos mengancam penuntutan di bawah undang-undang amerika serikat anti-lotere dan anti-permufakatan jahat.


Meskipun praktek semacam inipun telah terlupakan jaman, surat berantai tidak pernah sepenuhnya berhenti berputar. Pada tahun 1978, mahasiswa Harvard menjadi terpesona oleh taktik "Circle of Gold" yang melanda negara, di mana sepucuk surat dapat dibeli seharga $ 100 dari beberapa penjual yang bermaksud baik. Lima puluh dolar itu akan diberikan kepada orang yang menjual surat itu, dan sisa $ 50 akan dikirimkan ke alamat di bagian atas daftar nama dan alamat. Nama teratas akan dicoret, nama tempat kedua dinaikkan, dan pembeli akan mencoba menjual dua huruf lagi. Ini adalah perkawinan yang menarik dari surat berantai sebagai skema piramida, sebuah tema yang sering berulang.



Seringkali, surat berantai senang memprovokasi sifat takhayul seseorang, memperingatkan konsekuensi parah karena tidak mengikuti petunjuk. Dalam beberapa kasus, ada peringatan bahwa tidak meneruskan pesan tidak akan mengakibatkan perubahan pada status quo. Di negara lain, itu akan menjadi peringatan langsung tentang kemalangan. Ini sering kali berisi testimoni yang mencoba untuk mempersonalisasi nasib dengan merinci nama penerima sebelumnya yang mengikuti instruksi dan berhasil atau tidak mengikuti instruksi dan langsung ditabrak bus. Untuk orang-orang yang mungkin cenderung membuang-buang surat, ini membantu memastikan bahwa pesan pengirim (atau scam) akan ditangani dengan benar.





Pada 1990-an, tepat sebelum email menggantikan huruf fisik sebagai metode pengiriman pilihan untuk penipuan piramida dan risalah keagamaan ini, sumber yang tidak dikenal mengabadikan apa yang kemudian dikenal sebagai "pertukaran celana dalam". Surat itu berbunyi:


"Kirimkan satu celana dalam cantik pilihan anda kepada orang yang tercantum di bawah ini, dan kirim salinan surat ini ke enam teman ... Jika anda tidak dapat melakukan ini dalam tujuh hari, tolong beri tahu saya karena tidak adil bagi mereka yang telah berpartisipasi… Anda akan menerima 36 pasang celana dalam cantik! "


Terlepas dari keinginan penasaran apa pun yang mencengkeram pencetusnya, sirkulasi celana dalam cantik berkembang pesat: The Baltimore Sun melaporkan beberapa pendaftar yang puas yang mengirimkan beberapa pasang pakaian dalam wanita setiap minggu.


Surat berantai masih ada, terutama sebagai utas media sosial yang meminta uang atau hadiah untuk daftar orang dengan harapan "giliran" seseorang pada akhirnya akan datang. Selain hanya sebuah pengharapan palsu , anda mungkin akan kebanjiran kiriman pakaian dalam wanita, ini selalu menempatkan korban pada posisi yang kalah. Ketika penipuan Depresi Send-a-Dime Denver berakhir, lebih dari 100.000 surat "alamat palsu" diteruskan ke pemenang sebenarnya: Departemen Keuangan AS, yang memiliki $ 3000 dalam bentuk uang logam 10 sen !


disadur dari : https://www.mentalfloss.com/article/87625/brief-history-chain-letter 

Selasa, 16 Februari 2021

Inilah Para Diamond Vtube Dengan Penghasilan Fantastis - Luar Biasa (ngibulnya) !




" .....*IBU YUNITA ATMODJO SEORANG  IBU RUMAH TANGGA DALAM 7 HARI DENGAN PENGHASILAN SEORANG DIAMOND DI BISNIS VTUBE : 156.498.500 BERARTI PER HARI RATA - RATA : 22.356.928,PADAHAL KERJANYA SETIAP HARI CUMA NONTON VIDEO IKLAN HANYA 5 MENIT, SEMUA ORANG DENGAN LATAR BELAKANG APAPUN ANDA PASTI BISA BERHASIL DAN SUKSES, DAFTARNYA GRATIS 100 ℅ TANPA MODAL SEPESERPUN DAN BISA DIWARISKAN, KALAU DI KASIH YANG GRATIS MASIH MIKIR TERUS APANYA YANG DI FIKIR, MASA DEPAN ANDA DI TENTUKAN HARI INI, AMBIL PELUANG KARENA INFO BISNIS INI SUDAH SAMPAI DI HADAPAN ANDA ITU TIDAK ADA YANG KEBETULAN DI DUNIA INI SEMUA SUDAH DI ATUR OLEH ALLAH SWT, MUNGKIN INILAH JAWABAN ALLAH ATAS DO'A - DO'A ANDA SELAMA INI JANGAN ANDA ABAIKAN, LAKUKAN PERUBAHAN DALAM HIDUP ANDA KARENA ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH NASIB SUATU KAUM KECUALI KAUM ITU YANG MERUBAHNYA SENDIRI, SALAM GO FREEDOM FINANCIAL ...."


Postingan diatas saya dapatkan di salah satu media sosial yang saya dapatkan setahun yang lalu ketika saya dikenalkan kepada aplikasi penghasil uang ..ehh ..periklanan digital.. berbagi video pendekk.. lhooo kok panjang banget titel aplikasi ini ya? Dan yang juga yang paling mulia adalah aplikasi ini telah banyak membantu masyarakat dan umkm dalam menghadapi pandemi corona. 


Itu sih menurut saya benar sekali adanya, membantu ekonomi para Leader atau dalam istilah aplikasi Vtube ini disebut PLC (Premium Leader Club) dimana para anggotanya adalah member pengguna aplikasi yang memiliki jaringan downline refferal yang cukup banyak. Mereka telah susah payah membangun jaringan bisnis jasa periklanan (nge klik iklan lebih tepatnya), dan ini diperlukan mental yang sangat kuat sekeras baja kapal titanic. Jangan titanic dong...gimana sih itu kan karam juga kapalnya...ahhhh dasar jack dawson tukang gambar looo !



Pak Louis ini adalah PLC paling pertama saya temukan di youtube dengan channelnya VTube International , sangat apik dalam menyusun kata-kata motivasi dan sering menjawab pertanyaan dari komentar pada videonya. Jarang sekali bapak ini mengemukakan emosi nya walau di kata-katain oleh para "HEATER" alias tukang panas-panasin (bukan haters pembenci ya..). Jadi saya sangat salut dengan cara beliau mengademkan suasana terutama saat terjadi kepanikan pasca kekisruhan Valentine 2021. Dan ketika vtube akan menuju 3.0 , alias versi LEGAL menurut aturan hukum, bapak ini menjamin akan membeli semua VP yang ada pada member pengguna aplikasi Vtube...Luar Biasa...



Sedangkan ibu cantik asal Jember ..ehhh bukan... Surabaya..merupakan rangking pertama berdasarkan pendapatan per tanggal 16 februari 2021. Dengan tetap menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga, beliau ini sudah mengumpulkan dana sekitar ..hmm ..kalau dihitung cukuplah buat kolam cendol seukuran 10 kali kolam renang kenjeran. Luar biasa bukan Vtube ini ? Sedangkan urutan dibawahnya dapat dilihat sesuai rangking yang saya dapat resmi dari bapak Louis :

  • 1. Yunita Atmodjo - Jember
  • 2. Alexius Tonywijaya - Jakarta
  • 3. Dr. Deddy Priadi - Bandung
  • 4. Antonius Simoharjo - Malang
  • 5. Efril Zen - Jakarta
  • 6. Anwar Sahadat - Bekasi
  • 7. Ach Tarozi - Surabaya
  • 8. Silver Anna - Malang
  • 9. Leonard Setjabudiarta - Bandung
  • 10. Andromeda - Bandung
  • 11. Rosa Latifiana - Mojokerto 
  • 12. Faizal Young - Pekanbaru
  • 13. Turiman - Jakarta
  • 14. David Sutanto - Bandung
  • 15. Very Hartini Makmur - Dumai
  • 16. Rossy Juniawati - Jakarta
  • 17. Elia Suci Damayanti - Semarang
  • 18. Hendri Pakiding - Samarinda
  • 19. Sendy J.T - Surabaya
  • 20. Lukas Sasmita S.kom - Pelabuhan Ratu
  • 21. Mas Parmuli - Pati
  • 22. Kang Hans - Tangerang
  • 23. Muhammad Merizal - Aceh
  • 24. Agus Makmur - Medan
  • 25. Edi Rusmana - Surabaya
  • 26. Retno - Surabaya
  • 27. Darna Latifah Hanum - Bandung
  • 28. James Lembong - Manado
  • 29. Wahyu Dwi Indarti - Semarang
  • 30. Posma H Lumban Gaol - Medan
  • 31. Doni Phili - Jakarta
  • 32. Hari - Gresik 
  • 33. Sarwito - Surabaya
  • 34. Steven - Bangka Belitung
  • 35. Vya Aditya - Palembang
  • 36. Suprapto - Pontianak
  • 37. Sherly Maria - Jakarta
  • 38. Amiyanti - Pekanbaru
  • 39. Putu Bayu Wira Suda - Bali
  • 40. H. Abdul Jawad - Makassar
  • 41. Mislan - Pekanbaru
  • 42. Herry Bintang - Kendal
  • 43. Dodik Haryanto  - Mataram
  • 44. Baharuddin - Makassar
  • 45. Waheri Triyanta - Semarang
  • 46. Irma BR Tarigan - Pekanbaru
  • 47. Dedi Rohaedi - Padang
  • 48. Andri Kurniawan - Bogor Barat
  • 49. Eny Nurhayati - Madiun
  • 50. Arti Yustinah - Tangerang Selatan
  • 51. Chris Hombokau - Manado
  • 52. Angel - Bandung
  • 53. Patricia Sonya Mirah - Manado
  • 54. Fernando Laza - Jember
  • 55. Lia Lestari Lubis - Bekasi
  • 56. Dede - Bali
  • 57. Lenny - Medan
  • 58. Risko Zahara - Palembang
  • 59. M. Supriyadi - Madura
  • 60. Niki Nur Amalia - Pontianak
  • 61. Muhammad Khoiru Nudin - Blitar
  • 62. Abdul Wafi Sam'an - Pemekasan
  • 63. Ir. Louis S. Ridwan - Jakarta
  • 64. Adi Haris - Balikpapan
  • 65. Nasution - Klaten
  • 66. Eni Fitria - Gresik
  • 67. Andi Marwan - Banjarmasin
  • 68. Dahniar - Medan
  • 69. Drs. Mulyono - Pontianak
  • 70. Sammy Lianto - Surabaya
  • 71. Monang - Jakarta
  • 72. Edy Susanto - Lamongan
  • 73. Budi Irawan - Majalengka
  • 74. Nurlela Batu Bara - Batam
  • 75. Supramudianto - Bandar Lampung
  • 76. Ricard Sanjaya -Makassar
  • 77. Toga Syaprudin - Jakarta
  • 78. Juliyanto - Purworejo Bekasi
  • 79. Fransisca Caroline - Denpasar
  • 80. Arifin - Brebes
  • 81. Marta- Jakarta
  • 82. Ratih Darmiaty- Makassar
  • 83. Paulus Ponijan- jogja
  • 84. Marcell - Jakarta
  • 85. Hibat - Lamongan
  • 86. Aji Santoso - Banyumas
  • 87. Wawan Herwanto - Malang
  • 88. Pasia M.T Umboh - Manado
  • 89. Jeremiah Maximillian Laza - Surabaya
  • 90. Jasmani Jaosantia - Gresik
  • 91. Sariyah Nazilly - Bogor
  • 92. Leonardus Monang Nurhalim - Tangerang
  • 93. Eman Suherman- Palembang
  • 94. Ani Hapis - Medan
  • 95. Lia Ramadanis - Sumenep(Madura)
  • 96. Bongsu Rocutson - Jakarta 
  • 97.Abhas - Medan
  • 98. Andi Salmiah - Makassar 
  • 99. Eko Budi Rahtomo - Malaysia ( asal Magetan )
  • 100. Zarlin Amak - Sulawesi Tenggara
  • 101. Endra Gunawan - Aceh
  • 102.Sofyan -Aceh Selatan
  • 103. I Gede Swardhiana - Bali
  • 104. Dani Eko Arfianto - Purworejo
  • 105. BangMindo Bravo - Medan
  • 106. Heri Syahdana - Medan
  • 107. Johan - Pemalang
  • 108. Connie Indrowaskito - Surabaya




Kabar gembira muncul di 16 februari itu juga, selain pengumuman dari pak Lois mengenai rangking diamond terbaru, keluarlah statemen resmi penghentian sementara aktivitas aplikasi Vtube sampai awal maret 2021. Dan jangan khawatir ...jangan panik....jeng jengggg....kata-kata khas dari aplikasi dan bisnis sejenis yang ketika menuju 99% SCAM , akhirnya dikeluarkan juga. Jadi  inilah sepertinya akhir dari bisnis menonton iklan ....lhooo berakhir ? Bagaimana dengan snack video yang pola bisnisnya mirip yaitu menonton video ?



Jika Vtube mau menjadi aplikasi yang besar dan resmi, maka snack video adalah "benchmarks" nya yang tepat. Sebagai latar belakang saja, Snack Video merupakan aplikasi asal Beijing, China, dari perusahaan bernama Kuaishou Technology yang didukung oleh raksasa Tencent Holding sebagai investor. Aplikasi ini menjadi aplikasi video singkat saingan TikTok yang sudah lebih dahulu meluncur.

Siapa saja pengguna baru aplikasi itu yang mendaftar dan memasukkan kode rekomendasi dari user lama, akan mendapat uang hingga sebesar Rp 52.000 per akun. Selain itu, user baru tadi masih berkesempatan mendapatkan lebih banyak uang lagi dengan rutin menonton video di aplikasi tersebut dan rajin mengajak teman atau keluarganya untuk mengunduh aplikasi tadi.

Semakin banyak yang diajak dan menggunakan kode rekomendasi yang diberikan, tentu semakin banyak pula uang yang didapat.

Percobaan dilakukan detikcom mengunduh aplikasi tersebut untuk mencari tahu lebih dalam. Ternyata, tak semua akun bisa mendapatkan uang Rp 52 ribu per akun. Jumlahnya berkurang menjadi kira-kira Rp 36 ribu per akun.

Selain mendapat uang dari mengajak teman, pengguna baru juga bisa mendapat uang dari menyukai dua video yang diunggah pengguna di aplikasi itu sebanyak 1.000 koin dan dari mengikuti dua akun sebanyak 1.000 koin.

Anda juga bisa mendapat tambahan uang dari Daily Check-in sebesar 500 koin di hari pertama, lalu naik menjadi 1.000 koin di hari kedua, 2.000 koin di hari ketiga, 500 koin di hari keempat, 1.000 koin di hari kelima, 500 koin di hari keenam, 3.999 koin di hari ke-7, 5.999 koin di hari ke-14, 7.999 koin di hari ke-21, dan yang paling besar 9.999 koin di hari ke-30.

Namun ini pun belum menjadi jaminan akan diluluskan oleh OJK-SWI karena sampai berita ini saya baca belum ada tanggapan resmi dari pihak berwenang.



Saya jadi De-Ja-Vu mengingat kejadian di 2019 - sebelum pandemi melanda - media ramai meliput demo anggota memiles yang meminta agar dana mereka dikembalikan atau aplikasinya di buka kembali. Pantauan saya 2021 aplikasinya masih ada di playstore namun seperti tenggelam oleh aplikasi Vtube dan sejenisnya. Jadi saya gak ingin para member Vtube akan bernasib seperti memiles yang harus merelakan dana jutaan rupiah yang tidak kunjung cair menjadi motor dan mobil mewah. Saya sangat tidak mengharapkan ini terjadi  di Vtube walau 99% kemungkinannya akan SCAM.






Ketika nanti harapan saya sia-sia saja di awal maret , saat VP (view point) gak ada member lain yang mau beli, dan sesuai janji setelah 7 hari gak laku namun tidak dibeli perusahaan, HUBUNGI SEGERA daftar rangking diamond di tulisan ini dan jangan lupa mereka yang mengaku sebagai leader PLC, untuk diminta pertanggung jawaban nya. Dan saya sangat sedih kalau nantinya melihat berita yang tidak enak di TV nasional. Semoga tidak yaa....
Join Our Newsletter